lenovo-laptop-ideapad-z400-pink-back-cover-view-8LPiranti lunak keluaran terbaru saat ini sepertinya sangat boros akan konsumsi resource hardware. Baru beberapa bulan mendapatkan laptop baru untuk mendukung aktifitas belajar mengajar dan riset saya merasakan harus melakukan upgrading terhadap beberapa komponen bawaan dari pabriknya. Padahal aplikasi yang diinstal tidak terlalu banyak, hanya aplikasi pengolah data, virtual machine untuk simulasi sistem operasi, IDE Developer .Net Framework Android dan IDA aplikasi debugging. RAM laptop yang berkapasitas 4GB pun mulai terasa lambat. Luar biasa sekali konsumsi resource dari aplikasi baru ini. Sudah saatnya sepertinya saya harus membongkar kembali laptop ini. Keperluan utama adalah meningkatkan kapasitas RAM. Dari lansiran resmi vendor lenovo, laptop ideapad z400 support hingga 16GB. hmmm. sementara sepertinya sudah cocok untuk memenuhi kebutuhan. Opsi berikutnya mencari refferensi untuk mengupgrade komponen tersebut. Berusaha mencari review dan tutorial dari berbagai website salah satunya youtube, ternyata masih sedikit yang membahas tutorial bagaimana disassemble produk ini. Duuh akhirnya “terpaksa” Read The Fucking Manual. ha ha ha. sudah lama tidak membuka manual guide dari produk-produk yang saya gunakan. Memang seharusnya manual guide menjadi hal awal yang harus dibaca sebelum mengoperasikan produk sesuai SOP. Memang dasar kebiasaan buruk susah untuk berubah😀

Bagi rekan-rekan yang memiliki produk serupa (Lenovo Ideapad Z/P) dapat membaca user guide produk tersebut terlebih dahulu dari link ini. Ternyata tidak terlalu sulit untuk memahami isi dokumennya dan masalah terselesaikan ha ha ha. Alhamdulilah