Postingan ini bisa dijadikan sebagai sebagai refferensi bagi rekan-rekan yang mengalami crash pada sistem operasi Microsoft Windows dan (tanpa) sengaja melakukan refresh OS akan tetapi setelah proses refresh OS berhasil dilakukan kehilangan beberapa data yang tersimpan didalam OS sebelumnya. Opsi refresh OS yang tersedia pada sistem operasi Windows ternyata adalah proses repair terhadap sistem operasi dengan membuat sebuah windows baru untuk mengantikan windows lama. Beberapa data yang akan hilang akibat proses refresh tersebut antara lain data yang tersimpan pada data yang terdapat dalam folder program files dan folder users windows.old (saya namakan windows.old karena hasil repair akan membentuk backup file direktori dengan nama ini),  seperti bookmarks pada browser (mozilla firefox) dan sticky note sistem operasi windows. Bagi yang jarang dan tidak suka melakukan proses backup tentunya hal ini akan menjadi masalah, termasuk bagi saya. he he he

Secara logika, data yang tersimpan pada aplikasi pasti akan disimpan didalam bentuk format file, dan data yang berbentuk file tersebut akan berasosiasi dengan common format yang digunakan aplikasi untuk di load ketika data tersebut dibutuhkan oleh users. Kebanyakan Aplikasi menggunakan logika tersebut agar tidak membebani aplikasi itu tersendiri sehingga kemungkinan crash terhadap aplikasi menjadi kecil. Cara tersebut juga digunakan oleh aplikasi mozilla firefox dan sticky notes.  Bagaimana cara untuk mengambil hasil backup bookmarks yang tersimpan pada mozilla firefox?

Data sistem operasi yang lama setelah proses refreshing akan tersimpan pada folder windows.old di drive C, termasuk aplikasi-aplikasi yang sering anda gunakan. Langkah awal yang harus dilakukan, buka terlebih dahulu hidden file pada option view files anda sehingga dapat menampilkan seluruh file.

1

 

 

 

 

 

 

Untuk mengambil file bookmarks anda yang tersimpan pada mozilla firefox, Buka folder “windows.old”, kemudian buka folder “Users”, pilih “users” yang anda gunakan untuk login, kemudian pilih folder “Roaming” dan pilih folder “Mozilla”.  Seluruh data profiles anda dan plugin yang biasa anda gunakan akan secara otomatis di backup pada folder tersebut.  Silahkan buka folder “Firefox” kemudian dilanjutkan “Profiles” dan “nama profilenya”. Coba perhatikan dan buka isi folder “bookmarkbackups” .

2

 

 

 

Didalam folder ini ternyata  (entah memang menggunakan metode backup periodic atau random) akan menyimpan hasil backup bookmarks mozilla firefox dengan identity name files bookmarks-yy-mm-dd_number.json. Copy file backup dengan penanggalan terakhir sebelum proses refreshing OS dan pindahkan pada drive yang baru. Untuk proses restore silahkan buka aplikasi mozilla apa sistem operasi anda yang baru, kemudian buka opsi Bookmarks ->Show All Bookmarks. Pilih menu Import and Backup pada menu bagian atas dan pilih menu restore. Lalu pilih file dengan extension .json yang sudah anda copy tadi.

3

 

Coba buka kembali menu bookmarks, apakah semua bookmarks anda sudah dapat diakses? Selamat!

 

Bagaimana dengan catatan pada sticky notes? secara konsep cara backup file yang dilakukan aplikasi ini sama dengan contoh aplikasi mozilla. Yang berbeda hanya pada folder penyimpanannya. Backup file sticky notes memiliki ekstensi file .snt. File ini tersimpan didalam directory (pastikan option hidden files sudah anda non aktifkan) C:\Windows.old\Users\namauser\AppData\Roaming\Microsoft\Sticky Notes.

4

Buka direktory sesuai dengan struktur diatas pada komputer anda dan disana akan terdapat sebuah file dengan nama StickyNotes.snt. Didalam file inilah semuah note anda pada aplikasi sticky notes default sistem operasi windows tersimpan.  Untuk restore terhadap notes tersebut anda dapatkan melakukan copy terhadap file tersebut dan di paste pada direktory C:\Users\useranda\AppData\Roaming\Microsoft\Sticky Notes

5

 

Jika anda peringatan bahwa anda harus mereplace file tersebut, pilih opsi replace. Silahkan buka kembali aplikasi sticky notes anda, dan anda akan mendapatkan kembali catatan anda sama dengan catatan yang ada pada sistem operasi sebelum di refresh. Gampang bukan? he he he

Bagaimana dengan data yang tersimpan pada aplikasi lainnya? sama saja, silahkan sesuaikan dengan aplikasi yang akan anda ambil data backupnya. Akan tetapi cara seperti ini tidak dapat dilakukan pada semua jenis aplikasi tergantung metode penyimpanan data yang digunakan pada aplikasi tersebut. he he he