Kecepatan akses terhadap content yang di load menjadi nilai tambah tersendiri dari sebuah web server, terutama apabila server tersebut difungsikan sebagai server penyedia content-content portal berita dan toko online (e-commerce). Kecepatan load content kadang menjadi tolak ukur dari user untuk menilai bahwa server tersebut (dalam hal ini kita sebagai orang teknis berbicara web server) bisa diandalkan (reliable), bahkan parameter tersebut lebih bernilai bagi beberapa orang jika dibandingkan dengan isi content website itu sendiri. Kunjungan user terhadap sebuah server dengan rata-rata kunjungan 100-1000 user perhari rasanya tidak akan menjadi kendala besar bagi sebuah portal berita yang tersimpan pada sebuah server xeon 8 core dengan bandwith besar, akan tetapi bisa menjadi masalah besar jika portal tersebut dikunjungi oleh 8000-10000 user dalam sehari. Bisa dipastikan akan terjadi over load terhadap server tersebut. Kasus seperti diatas sangat mungkin untuk terjadi pada portal-portal/website yang tidak mengantisipasi kemungkinan meningkatnya traffik. Beberapa website yang kemungkinan mempunyai hit tinggi, sebut saja portal berita seperti CNN, NY Times, Wikipedia, Kaskus dan website search engine seperti google bisa mencapai hit melebihi angka 8000-10000 user/hari. Salah satu solusi yang banyak ditawarkan oleh orang untuk menanggulangi permasalahan diatas bisa dengan cara menambah jumlah server sebanyak mungkin. Hal ini mungkin benar, tapi perlu dicatat penambahan perangkat keras, tidak selalu mendapatkan lonjakan kemampuan yang sebanding dengan cost yang dikeluarkan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh administrator dalam hal mengelola portal berita dengan dana “cekik” dapat memanfaatkan metoda caching dan optimasi menggunakan squid pada server yang dikelola. Dengan adanya bantuan cache pada sebuah portal berita, ketika user mengirimkan request terhadap suatu content yang terdapat pada server, maka cache akan menyimpan otomatis content tersebut. Jadi, ketika ada akses dari user lainnya yang ingin membuka content yang sama, maka server hanya akan menampilkan cache tersebut tanpa harus masuk ke dalam database server, jelas hal ini sangat menguntungkan dari segi kecepatan. Squid adalah server web yang mencoba melayani permintaan-permintaan para pengunjung web secara cepat sekali dari akses content yang tersimpan dalam memori, sedangkan memcached adalah sebuah program untuk membantu squid saling berbagi memori untuk menyimpan informasi secara efisien. Dua buah fungsi tersebut saling bekerja sama untuk menghindari pemberian beban berlebihan kepada server-server datavase.

Dengan penggabungan 2 buah metode tersebut dengan tambahan server-server pada “frontline network”, sebuah website akan memiliki kemampuan dan performa yang cukup baik, karena setiap request client cukup dilayani cache tanpa perlu request dan akses terhadap database.

refference :

– Buku Sejarah Kisah Sukses Wikipedia

http://en.wikipedia.org/wiki/Squid_%28software%29

http://www.squid-cache.org/Intro/why.html