pagi yang suram,, setelah sarapan di tempat biasanya, entah gerangan apa yang membisikkan untuk melakukan pengisian pulsa pada nomro simpati yang sudah digunakan hampir selama 10 tahun (biasa gratisan diisiin :D). Tepat berada di depan tempat sarapan itu, ada sebuah counter pengisian pulsa, tanpa ragu-ragu dengan semangat 45 mendatangi counter tersebut dan mencatatkan nomor telepon di kertas yang dia berikan. Setelah menunggu lama dan si operator tersebut sedikit bingung bin heran dengan permasalahan yang terjadi, lalu di berkata :

“mas kok nomornya ngak bisa diisi ya?” lantas saya pun menjawab
“masa’ iya ngak bisa mas?” operator counter pun menjawab
“coba cek dulu masa berlaku kartunya mas, mana tau udah mati. lagian saya udah nyoba berkali-kali ngak bisa”

hmm.. candaan yang jelek di pagi hari,, tanpa banyak komentar, langsung saja saya pergi dari konter tersebut dan terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada beliau. rasa penasaran, binti aneh dan bahasa anak sekarangnya “galalu” menghampiri mengingat perkataan terakhir tukang counter tadi. “apa iya kartu ini mati”? perasaan kemaren masih ada yang nelpon deh. tak lama dari kosan tempat peraduan sementara, ada sebuah counter lagi, dengan harapan bisa melakukan pengisian pulsa, kembali menyambangi operator tersebut. setelah lama menunggu, jawabannya pun sama, dan parahnya lagi orang counternya dengan sangat yakin mengatakan bahwa kartu tersebut sudah mati. #damn..

nah permasalahannya disana, secara logika andaikan kartu tersebut sudah mati (dalam artian kata telah melewati masa tenggang yang diberikan operator, nah mengapa kartu tersebut masih bisa menerima panggilan masuk? kenapa masih ada sinyal telkomsel yang didapatkan? perasaan saya sewaktu dulu pernah mengalami hal yang hampir sama, apabila kartunya sudah hangus, maka kartu tersebut akan berada dalam keadaan out of network dan tidak bisa melakukan semua panggilan baik itu panggilan masuk dan panggilan keluar. masih terus berpikir sana sini, dan berusaha mengumpulkan informasi mengenai permasalahan yang ada. hampir semua cara sudah dilakukan untuk pengetesan kartu tersebut, mulai dari pengecekan pulsa, menggunakan secret code dari telkomsel, menggunakan panggilan SOS, akan tetapi tidak ada yang membuahkan hasil. #damn again..!!!

satu-satunya solusi yang bisa dilakukan adalah langsung bertanya kepada si ahlinya, tapi ahlinya sekarang bukan lah google yang kata orang (kata orang sangat pintar malah ngalahin orang pinta a.k.a dukun, tapi ane sendiri kaga percaya, buktinya pas nanya siapa yang maling sendal jepit di mesjid kemaren, si google kaga bisa ngejawabnya :sad ). Grapari telkomsel pun menjadi pilihan terakhir, setelah berbincang-bincang dengan CS nya (sayangnya si CS cowok, kesialan tingkat 2 :sad) berkata bahwa kartu ini sudah off dan tidak bisa digunakan 2 bulan yang lalu. setelah beradu argumen dan bertanya mengapa masih bisa menerima panggilan masuk, si CS hanya bisa menjawab, itu system baru yang diterapkan di telkomsel. halah??? sistem baru ato keteledoran ? *gumamku”. mana ada sistem yang seperti itu, tapi ngak tau lah, orang bisnis mereka ngapain diurusin, yang bakalan tambah kaya juga mereka :hammer. Satu-satunya opsi yang bisa dilakukan kata si CS hanyalah pengalihan nomor tersebut menjadi kartu pascabayar. Buset, anak kosan disuruh pasca bayar, bisa puasa tiap hari. hmmm.. nah disini permasalahannya, andaikan emang bisa di re-actived (entah dalam mode prabaya atau pascabayar) analoginya berarti kartu tersebut bisa kembali diaktifkan kan? kenapa si CS ngak mengatakan pada awalnya tidak bisa? atau si CS tidak mengetahuinya? hmm,, bisa saja system di telkomsel yang mengharuskan seperti itu kali y? entahlah… hari yang sedih dan menggalaukan pokoknya.. ngak mau komentar lagi, sedih juga mengingatnya, terima kasih buat si kartu yang sudah menemani lebih kurang selama satu dasawarsa terakhir ini…

R.I.P MY SIM CARD
(lebay mode on😀 )