Efuoria dan antusiasme warga Indonesia kepada olahraga rakyat, Sepakbola sudah tidak dapat diragukan lagi. Bahkan gaung fanatisme supporter Indonesia pun sudah sampai keluarg negeri. Pemain keals dunia sekaliber Robbie Keane, London Donovan, Rio Ferdinand, Cesc Fabregas hingga David Beckham pun terkesima melihat totalitas supporter yang ada di Indonesia. Animo masyarakat yang sebegitu besar apabila kita pandang dari sudut ekonomi memiliki pangsa pasar yang cukup besar, dan itu kesempatan besar yang harus bisa dimanfaatkan.

Beranjak dari latar belakang yang ada, timbul inisiatif pribadi untuk melakukan aktifitas jual-beli alat-alat olahraga seperti sepatu futsal. Hampir semua anak ABG hingga orang dewasa pernah bahkan gemar memainkan olahraga satu ini. Metode penjualan yang konvensional seperti membuka lapak/toko dirasa kurang efisien jika dilakukan oleh mahasiswa dengan metode perkuliahan reguler. Oleh sebab itu metode penjualan e-commerce dipiilh untuk menjadi fasilitator/media penjualan. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan memanfaatkan teknologi ini. Hal ini didukung pula oleh ilmu dan pengalaman tentang manajemen dan pengelolaan website e-commerce yang sudah di ajakan di bangku perkuliahan.

Alasan utama selain pangsa yang bersar untuk memilih bisnis usaha sepatu futsal, antara lain mudahnya proses transaksi dalam hal pemilihan mode dan merek hingga proses order dan pengiriman barang yang menjadi inti dari penjualan menggunakan metode e-commerce. Perbandingan modal dan laba yang didapatkan pun cukup menggiurkan, dengan pembelian sebuah sepatu futsal seharga Rp. 85.000 di daerah grosiran Jakarta, sepatu tersebut dapat dijual dengan harga di kisaran Rp. 150.000 hingga Rp. 200.000 tergantung kemampuan penjual menawarkan produknya. Dalam kurun waktu 1 bulan pertama penjualan, transaksi penjual menggunakan metode ini, bisa mencapai transaksi hingga 20 pasang dengan keuntungan bisa mencapai Rp. 1.000.000 -Rp. 1.500.000 per bulan. Sebuah bisnis usaha yang cukup menjanjikan bagi mahasiswa sebagai sampingan sekaligus bisa melatih jiwa entrepreneurship.