Pada tanggal 2 Desember 2010 yang lalu, saya membawakan presentasi yang berjudul think what’s hacker think pada event sharing IT Politeknik Telkom. Audience yang memadati ruang multimedia politeknik telkom pun tampak antusias dengan ikut aktif memperhatikan setiap materi yang diberikan. Acara sendiri dimulai pada pukul 18.30 hingga pukul 21.00. durasi 2,5 Jam sebenarnya tergolong lama untuk sebuah seminar/sharing, akan tetapi penyampaian materi yang interaktif dan disupport pula oleh antusiasme dari audience terhadap presenter waktu berdurasi 2,5 jam terasa sebentar hingga setiap audience merasa kaget kegiatan mengetahui kegiatan ini sudah berakhir dan melihat jam yang sudah menunjukan pukul 21.00. Topik Thinks What’s Hacker Think sendiri dipilih dikarenakan terinspirasi banyaknya pertanyaan teman-teman yang ingin belajar lebih jauh tentang networking dan system administrator. Selain alasan tersebut, berpikir seperti yang dipikirkan hacker masih terbilang sebagai topik yang tabu, hal ini disebabkan masyarakat awam masih bingung tentang tahapan yang akan dilakukan untuk dapat masuk ke dalam system seseorang. Banyak materi yang tersebar luas di internet, akan tetapi masing-masing teori tidak memberikan landasan yang pasti untuk newbie mengerti tentang proses-proses dan tahapan apa saja yang harus mereka kuasai terlebih dahulu untuk dapat menjadi seorang great hacker.


Untuk penyampaian materi sendiri, saya membagi menjadi 4 sesi, yaitu sesi 1 adalah sesi tentang pengenalan Are You Hacker, Who Are Hacker and How To Be a Hacker. Sedangkan untuk sesi 2 saya membawakan materi-materi yang berkaitan tentang Type of Hacking, Definition Type of Hacking, and How To Do It. Untuk sesi 3 sendiri saya mempresentasikan tentang materi puncak yaitu Think What’s Hacker Think and How to defense from them. sebagai penutup dari sesi presentasi yang saya bawakan saya mencoba mengajak audience untuk membaca packet-packet data yang ada di jaringan menggunakan cain and abel, menganalisa dan mengumpulkan informasi system target sebanyak-banyaknya dari segi resource yang dimiliki oleh server, selain demo membaca packet-packet data yang ada dan scanning system, saya juga memberikan contoh bagaimana melakukan teknik decrypt password MD5 dalam waktu kurang dari 10 detik, dan melakukan brute force attack terhadap password yang ada. Sebagai penutup dari materi yang saya bawakan, saya mengajak teman-teman audience dengan mempraktekan local hacking yang dimana melakukan hacking terhadap windows XP.

Untuk sesi pertama yang membahas Are You Hacker, Who Are Hacker and How To Be A Hacker saya menyampaikan materi yang berkaitan tentang realitas kehidupan, jauh dari teori-teori yang mereka dapatkan selama ini di dalam buku-buku. Are You Hacker?, disini kami menjelaskan hacker dan proses bukanlah suatu pertanyaan yang harus dijawab oleh seorang hacker. hacker adalah siluman dunia maya yang dimana orang lain tidak dapat mendeteksi keberadaan mereka, mengetahui apa yang mereka buat dan siapa identitas asli mereka (kecuali jika memang mereka sendiri yang menginginkan untuk memberitahukannya). untuk materi kedua yang berjudul Who Are Hacker, saya mengambil kasus yang menjadi mindset para audience yang selama ini berpikir bahwa seorang hacker adalah seseorang yang kurus, jelek, lusuh berkacamata tebal dan kurang pergaulan. Untuk sesi ini saya memperlihatkan profil dari XIAO TIAN, leader hacker komunitas hacker cewek di Cina yang berhasil mengusir Google dari Cina. pada penyampaian materi ini, audience sedikit tercengang dengan kenyataan yang ada, ini dikarenakan pola mindset yang selama ini mereka pikirkan bahwa hacker itu adalah orang yang jelek ternyata salah besar. XIAO TIAN, gadis muda dari Cina yang terbilang sangat cantik, smart, suka bergaul dan tidak suka minum-minuman keras membuat seluruh audience terdiam. How To Be A Hacker? ini adalah topik pamungkas yang saya bawakan pada sesi pertama. materi yang saya sampaikan disini antara apa-apa saja yang harus kita ketahui untuk dapat menjadi seorang hacker baik itu ditinjau dari segi networking, programing, logika dan sebagainya. banyak pola pikir masyarakat (termasuk saya sebelum mendalami lebih lanjut tentang hacking) untuk menjadi hacker tidak lah perlu mengetahui bahasa pemrograman, cukup mengetahui konsep TCP/IP, hole system dan bug yang ada setiap di aplikasi maka saya akan bisa menjadi seorang hacker. memang tidak salah apabila kita berpikir seperti diatas, akan tetapi jika hanya menguasai satu bidang, maka kita tidak akan pernah menjadi semi-elite hacker atau bahkan elite-hacker. kita akan tetap menjadi lamer, script kiddies, ato bahkan paling mujur hanya akan menjadi developed kiddies.

Untuk sesi kedua sendiri saya membawakan materi yang dibagi lagi menjadi 3 bagian yaitu Type-type dari hacking, penjelasan tentang type-type hacking itu sendiri dan bagaimana untuk melakukannya. untuk type-type hacking sendiri terdiri dari beberapa bagian yang banyak, antara lain ada Hacking System, Phreaking, Hardware Hacking, Software Hacking, Web Hacking, Human Hacking. untuk penjelasannya apa-apa saja itu hacking system, phreaking, hardware hacking, software hacking, web hacking dan human hacking saya menjelaskan cukup detail. untuk penjelasan secara detailnya mungkin teman-teman bisa langsung men-download file yang sudah saya sharing bebas di internet dengan meng-click tab Download pada halaman home blog ini (https://patusainside.wordpress.com). materi pamungkas dari sesi kedua ialah bagaimana untuk melakukannya? untuk melakukannya kita bisa memanfaatkan kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh layer OSI. oleh sebab itu, apabila ingin menjadi seorang great hacker, kita harus benar-benar paham terlebih dahulu tentang konsep TCP/IP dan layer OSI dikarenakan semua proses hacking dilakukan menggunakan teknik ini.

Sesi ketiga bisa dikatakan sebagai sesi pamungkas pada presentasi kali ini, kenapa? karena saya membahas topik-topik yang sangat penting bagi setiap orang. antara lain topik yang saya bahas adalah bagaimana cara melakukan proses hacking dan bagaimana untuk bertahan dari serangan ini. Untuk menjelaskan proses hacking, saya menggunakan anatomi hacking sebagai landasan teori untuk penyampaiannya. sebenarnya tidak ada aturan pasti yang membahas tentang aturan-aturan seorang hacker dalam menjebol system orang lain, hal ini yang dikatakan sebagai seni dari hacking. setiap orang mempunyai cara-cara tersendiri untuk menguasai system orang lain. anatomi-anatomi hacking yang ada antara lain Footprinting (proses pencarian system dan mengumpulan informasi terkait system target), Scanning (mencari hole/lubang keamanan yang dipunyai oleh system yang dapat kita manfaatkan untuk menjebol system), Enumeration (menganalisa traffic yang didapatkan ditinjau dari segi user, resource yang ada, dan service yang tersedia), Gaining Acces (berusaha mendapatkan data yang lebih mengenai system korban biasanya terkait erat dengan buffer overflow ), Escalating Privillege (Proses untuk mendapatkan hak masuk, kemudian berusaha untuk menjadi super user atau root di system orang lain), Pilfering (proses mengumpulan informasi untuk mengetahui kerja system), Covering Tracks (proses untuk menghapus jejak dan log login yang ada), Creating Backdoor (proses pembuatan pintu belakang) dan DDOS (Denial Of Service). Untuk materi terakhir dari sesi ini, saya membahas bagaimana cara bertahan dari serangan hacker, untuk materi ini saya tidak hanya mengambil sudut pandang dari administrator, saya juga mengambil sudut pandang dari developper program dan dari sisi sudut pandang client. untuk dapat membaca dan meamahami konsep untuk bertahan dari hacker, teman-teman bisa download powerpoint presentasi yang saya sampaikan pada seminar di blog htpp://patusainside.wordpress.com.

Sesi keempat merupakan sesi penutup pada event kali ini, yang dimana saya mempraktekan demo hacking. materi-materi yang saja berikan kepada audience antara lain saya mencoba mengajak audience untuk membaca packet-packet data yang ada di jaringan menggunakan cain and abel, menganalisa dan mengumpulkan informasi system target sebanyak-banyaknya dari segi resource yang dimiliki oleh server, selain demo membaca packet-packet data yang ada dan scanning system, saya juga memberikan contoh bagaimana melakukan teknik decrypt password MD5 dalam waktu kurang dari 10 detik, dan melakukan brute force attack terhadap password yang ada. Sebagai penutup dari materi yang saya bawakan, saya mengajak teman-teman audience dengan mempraktekan local hacking yang dimana melakukan hacking terhadap windows XP.

Download Materi….Visit https://patusainside.wordpress.com